TUHAN, TERIMALAH TAUBATKU

Terasing. Sendiri. Begitulah yang kau rasakan seandainya kau hidup di lingkungan keluarga sepertiku. Aku hidup di antara orang-orang Nasrani. Bahkan salah seorang kakakku, tak pernah mau mengakui adanya Tuhan. Ia atheis! Awalnya aku ragu dengan keputusanku masuk Islam. Dan memang, keluargaku menentang habis-habisan. Tapi teman-teman kuliahku selalu menguatkanku untuk tetap istiqomah dalam agama Allah ini.

murtad

Yogyakarta, bulan Juli 2006. Hujan rintik-rintik turun membasahi bumi. Gumpalan awan hitam menghiasi langit semenjak subuh tadi. Suasana pagi tetap saja sama. Aku pun masih sama, berdiri di depan rumah sambil menghirup udara segar. Sekilas suasana fajar memang tidak berubah. Namun tetap saja, ada yang terasa berbeda jika dibandingkan dengan suasana pagi dua bulan yang [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.